Alkitab
Baca firman Tuhan, simpan bookmark, dan catat renungan Anda
- Perjanjian Lama
- Kejadian 50
- Keluaran 40
- Imamat 27
- Bilangan 36
- Ulangan 34
- Yosua 24
- Hakim-Hakim 21
- Rut 4
- 1 Samuel 31
- 2 Samuel 24
- 1 Raja-Raja 22
- 2 Raja-Raja 25
- 1 Tawarikh 29
- 2 Tawarikh 36
- Ezra 10
- Nehemia 13
- Ester 10
- Ayub 42
- Mazmur 150
- Amsal 31
- Pengkhotbah 12
- Kidung Agung 8
- Yesaya 66
- Yeremia 52
- Ratapan 5
- Yehezkiel 48
- Daniel 12
- Hosea 14
- Yoel 3
- Amos 9
- Obaja 1
- Yunus 4
- Mikha 7
- Nahum 3
- Habakuk 3
- Zefanya 3
- Hagai 2
- Zakharia 14
- Maleakhi 4
- Perjanjian Baru
- Matius 28
- Markus 16
- Lukas 24
- Yohanes 21
- Kisah Para Rasul 28
- Roma 16
- 1 Korintus 16
- 2 Korintus 13
- Galatia 6
- Efesus 6
- Filipi 4
- Kolose 4
- 1 Tesalonika 5
- 2 Tesalonika 3
- 1 Timotius 6
- 2 Timotius 4
- Titus 3
- Filemon 1
- Ibrani 13
- Yakobus 5
- 1 Petrus 5
- 2 Petrus 3
- 1 Yohanes 5
- 2 Yohanes 1
- 3 Yohanes 1
- Yudas 1
- Wahyu 22
1
Dalam bulan yang ketujuh datanglah Ismael bin Netanya bin Elisama--ia keturunan raja dan perwira tinggi raja--beserta sepuluh orang kepada Gedalya bin Ahikam di Mizpa. Sementara mereka makan roti bersama-sama di Mizpa,
2
maka bangkitlah Ismael bin Netanya dengan kesepuluh orang yang ada bersama-sama dia, lalu mereka memukul mati Gedalya bin Ahikam bin Safan dengan pedang; demikianlah Ismael membunuh dia yang telah diangkat raja Babel atas negeri itu.
3
Juga semua orang Yehuda yang ada bersama-sama dengan Gedalya di Mizpa dan orang-orang Kasdim, yakni prajurit, yang terdapat di sana dipukul mati oleh Ismael.
4
Esok harinya sesudah ia membunuh Gedalya--ketika itu belum ada yang tahu--
5
datanglah orang-orang dari Sikhem, dari Silo dan dari Samaria, delapan puluh orang jumlahnya, yang janggutnya bercukur, pakaiannya koyak-koyak dan badannya bertoreh-toreh; mereka membawa korban sajian dan kemenyan untuk dipersembahkan di rumah TUHAN.
6
Lalu keluarlah Ismael bin Netanya dari Mizpa untuk mendapatkan mereka sambil menangis. Ketika ia bertemu dengan mereka, berkatalah ia kepada mereka: "Pergilah kepada Gedalya bin Ahikam!"
7
Tetapi ketika mereka sampai ke tengah-tengah kota itu, maka mereka disembelih oleh Ismael bin Netanya dengan dibantu oleh orang-orang yang bersama-sama dengan dia; mayat-mayat mereka dicampakkan ke dalam perigi.
8
Tetapi di antara mereka terdapat sepuluh orang yang berkata kepada Ismael: "Janganlah bunuh kami, sebab kami masih mempunyai perbekalan tersembunyi di luar kota, yakni gandum, jelai, minyak dan madu!" Maka iapun membiarkan mereka, tidak membunuhnya bersama-sama dengan rekan-rekan mereka.
9
Adapun perigi, ke mana Ismael melemparkan segala mayat orang-orang yang dipukulnya mati itu adalah perigi besar yang telah dibuat oleh raja Asa untuk menghadapi Baesa, raja Israel; itulah yang diisi Ismael bin Netanya dengan mayat orang-orang yang mati terbunuh itu.
10
Lalu Ismael mengangkut sebagai tawanan seluruh sisa-sisa rakyat yang ada di Mizpa itu, puteri-puteri raja dan semua orang yang masih tinggal di Mizpa yang telah ditempatkan di bawah Gedalya bin Ahikam oleh Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal itu. Ismael bin Netanya mengangkut mereka sebagai tawanan, lalu ia berangkat untuk menyeberang ke daerah bani Amon.
11
Tetapi ketika Yohanan bin Kareah serta semua perwira tentara, yang bersama-sama dengan dia, mendengar tentang segala kejahatan yang telah dilakukan Ismael bin Netanya,
12
maka merekapun mengumpulkan semua anak buah mereka, lalu mereka berangkat memerangi Ismael bin Netanya. Mereka bertemu dengan dia di telaga yang di Gibeon.
13
Ketika seluruh rakyat yang bersama-sama dengan Ismael melihat Yohanan bin Kareah serta semua perwira tentara yang bersama-sama dengan dia, maka bersukacitalah mereka.
14
Semua orang yang diangkut sebagai tawanan oleh Ismael dari Mizpa itu berbalik dan pergi mengikuti Yohanan bin Kareah.
15
Tetapi Ismael bin Netanya beserta delapan orang terluput dari tangan Yohanan dan pergi ke daerah bani Amon.
16
Lalu Yohanan bin Kareah serta semua perwira tentara yang bersama-sama dengan dia mengumpulkan seluruh sisa-sisa rakyat yang diangkut sebagai tawanan oleh Ismael bin Netanya dari Mizpa, setelah ia memukul mati Gedalya bin Ahikam: yaitu laki-laki, prajurit-prajurit, perempuan, anak-anak dan pegawai-pegawai istana yang dibawa kembali dari Gibeon,
17
kemudian mereka berjalan terus dan berhenti di tempat penginapan milik Kimham dekat Betlehem, dengan maksud berjalan terus menuju Mesir,
18
untuk mengelakkan orang-orang Kasdim, yang ditakuti mereka, oleh karena Ismael bin Netanya telah memukul mati Gedalya bin Ahikam yang telah diangkat raja Babel atas negeri itu.
18px
Catatan
Simpan Bookmark
© 2026 InGod – Platform Digital Gereja Indonesia
English