Alkitab
Baca firman Tuhan, simpan bookmark, dan catat renungan Anda
- Perjanjian Lama
- Kejadian 50
- Keluaran 40
- Imamat 27
- Bilangan 36
- Ulangan 34
- Yosua 24
- Hakim-Hakim 21
- Rut 4
- 1 Samuel 31
- 2 Samuel 24
- 1 Raja-Raja 22
- 2 Raja-Raja 25
- 1 Tawarikh 29
- 2 Tawarikh 36
- Ezra 10
- Nehemia 13
- Ester 10
- Ayub 42
- Mazmur 150
- Amsal 31
- Pengkhotbah 12
- Kidung Agung 8
- Yesaya 66
- Yeremia 52
- Ratapan 5
- Yehezkiel 48
- Daniel 12
- Hosea 14
- Yoel 3
- Amos 9
- Obaja 1
- Yunus 4
- Mikha 7
- Nahum 3
- Habakuk 3
- Zefanya 3
- Hagai 2
- Zakharia 14
- Maleakhi 4
- Perjanjian Baru
- Matius 28
- Markus 16
- Lukas 24
- Yohanes 21
- Kisah Para Rasul 28
- Roma 16
- 1 Korintus 16
- 2 Korintus 13
- Galatia 6
- Efesus 6
- Filipi 4
- Kolose 4
- 1 Tesalonika 5
- 2 Tesalonika 3
- 1 Timotius 6
- 2 Timotius 4
- Titus 3
- Filemon 1
- Ibrani 13
- Yakobus 5
- 1 Petrus 5
- 2 Petrus 3
- 1 Yohanes 5
- 2 Yohanes 1
- 3 Yohanes 1
- Yudas 1
- Wahyu 22
Hagar dan Ismael
1 Adapun Sarai, isteri Abram itu, tidak beranak. Ia mempunyai seorang hamba perempuan, orang Mesir, Hagar namanya. 2 Berkatalah Sarai kepada Abram: "Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak." Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai. 3 Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, --yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan--,lalu memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya. 4 Abram menghampiri Hagar, lalu mengandunglah perempuan itu. Ketika Hagar tahu, bahwa ia mengandung, maka ia memandang rendah akan nyonyanya itu. 5 Lalu berkatalah Sarai kepada Abram: "Penghinaan yang kuderita ini adalah tanggung jawabmu; akulah yang memberikan hambaku ke pangkuanmu, tetapi baru saja ia tahu, bahwa ia mengandung, ia memandang rendah akan aku; TUHAN kiranya yang menjadi Hakim antara aku dan engkau." 6 Kata Abram kepada Sarai: "Hambamu itu di bawah kekuasaanmu; perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik." Lalu Sarai menindas Hagar, sehingga ia lari meninggalkannya. 7 Lalu Malaikat TUHAN menjumpainya dekat suatu mata air di padang gurun, yakni dekat mata air di jalan ke Syur. 8 Katanya: "Hagar, hamba Sarai, dari manakah datangmu dan ke manakah pergimu?" Jawabnya: "Aku lari meninggalkan Sarai, nyonyaku." 9 Lalu kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: "Kembalilah kepada nyonyamu, biarkanlah engkau ditindas di bawah kekuasaannya." 10 Lagi kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: "Aku akan membuat sangat banyak keturunanmu, sehingga tidak dapat dihitung karena banyaknya." 11 Selanjutnya kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: "Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN telah mendengar tentang penindasan atasmu itu. 12 Seorang laki-laki yang lakunya seperti keledai liar, demikianlah nanti anak itu; tangannya akan melawan tiap-tiap orang dan tangan tiap-tiap orang akan melawan dia, dan di tempat kediamannya ia akan menentang semua saudaranya." 13 Kemudian Hagar menamakan TUHAN yang telah berfirman kepadanya itu dengan sebutan: "Engkaulah El-Roi." Sebab katanya: "Bukankah di sini kulihat Dia yang telah melihat aku?" 14 Sebab itu sumur tadi disebutkan orang: sumur Lahai-Roi; letaknya antara Kadesh dan Bered. 15 Lalu Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abram dan Abram menamai anak yang dilahirkan Hagar itu Ismael. 16 Abram berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya.
18px
Catatan
Simpan Bookmark
© 2026 InGod – Platform Digital Gereja Indonesia
English